Perbedaan Tekstual dalam Kisah Penyaliban Yesus

KRISTOLOGI

admin

3/13/202631 min read

BAGIAN 1: HARI KAMIS – PERJAMUAN MALAM HINGGA PENANGKAPAN

⏱️ Timeline Hari Kamis

SORE (14.00 - 18.00):

• Murid-murid disuruh mempersiapkan Perjamuan (Mat 26:17-19; Mrk 14:12-16; Luk 22:7-13)

• Mereka mencari tempat dan menyiapkan domba Paskah

MALAM (18.00 - 20.00):

• Yesus dan murid-murid datang ke ruang atas

• Perjamuan Malam dimulai

• [POIN 1: Apakah ini perjamuan Paskah? (Sinoptik vs Yohanes)]

MALAM (20.00 - 22.00):

• Yesus membasuh kaki murid-murid (khusus Yohanes 13:1-20)

• Peringatan tentang pengkhianat (Mat 26:21-25; Mrk 14:18-21; Luk 22:21-23; Yoh 13:21-30)

• Yudas pergi (waktu berbeda tiap Injil)

• Penetapan Perjamuan Kudus (Mat 26:26-29; Mrk 14:22-25; Luk 22:14-20)

LARUT MALAM (22.00 - 24.00):

• Percakapan panjang Yesus dengan murid-murid (khusus Yohanes 14-17)

• Nyanyian pujian (Mat 26:30; Mrk 14:26)

• Perjalanan ke Getsemani

TENGAH MALAM (24.00 - 03.00):

• Di Getsemani: Yesus berdoa (Mat 26:36-46; Mrk 14:32-42; Luk 22:39-46) – TIDAK ADA di Yohanes

• Yudas datang dengan orang banyak/sepasukan prajurit (Mat 26:47-56; Mrk 14:43-52; Luk 22:47-53; Yoh 18:2-12)

• Petrus memotong telinga Malkhus – penyembuhan hanya di Lukas

• Semua murid lari (Matius, Markus) – tapi Yohanes mencatat Petrus dan murid lain mengikuti

DINI HARI (03.00 - 06.00):

• Yesus dibawa ke Hanas (Yohanes 18:13)

• Kemudian ke Kayafas (Mat 26:57; Mrk 14:53; Luk 22:54; Yoh 18:24)

• Sidang malam di rumah Kayafas (Matius, Markus)

• Penyangkalan Petrus (terjadi di halaman)"

POIN 1: Hari Perjamuan Malam – Apakah Itu Perjamuan Paskah?

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi pada malam hari, setelah matahari terbenam, saat Yesus dan murid-murid berkumpul untuk makan bersama. Dalam penanggalan Yahudi, hari baru dimulai pada sore hari, sehingga malam ini sudah memasuki hari yang sama dengan persiapan yang dilakukan sebelumnya.

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 26:17-19 (TB)

"Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: 'Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?' ... Lalu murid-murid melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah."

Teks Yunani (TR) Matius 26:17:

Τῇ δὲ πρώτῃ τῶν ἀζύμων προσῆλθον οἱ μαθηταὶ τῷ Ἰησοῦ λέγοντες· Ποῦ θέλεις ἑτοιμάσωμέν σοι φαγεῖν τὸ πάσχα;

Transliterasi:

Tē de prōtē tōn azymōn prosēlthon hoi mathētai tō Iēsou legontes: Pou theleis hetoimasōmen soi phagein to pascha?

---

Markus 14:12-16 (TB)

"Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: 'Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?' ... Lalu murid-murid itu keluar dan sampai ke kota; mereka mendapati semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah."

Teks Yunani (TR) Markus 14:12:

Καὶ τῇ πρώτῃ ἡμέρᾳ τῶν ἀζύμων, ὅτε τὸ πάσχα ἔθυον, λέγουσιν αὐτῷ οἱ μαθηταί· Ποῦ θέλεις ἀπελθόντες ἑτοιμάσωμεν ἵνα φάγῃς τὸ πάσχα;

Transliterasi:

Kai tē prōtē hēmera tōn azymōn, hote to pascha ethyon, legousin autō hoi mathētai: Pou theleis apelthontes hetoimasōmen hina phagēs to pascha?

---

Lukas 22:7-13 (TB)

"Maka tibalah hari raya Roti Tidak Beragi, yaitu hari di mana orang harus menyembelih domba Paskah. Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya: 'Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah supaya kita makan.' ... Maka berangkatlah mereka dan mereka mendapati semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah."

Teks Yunani (TR) Lukas 22:7:

Ἦλθεν δὲ ἡ ἡμέρα τῶν ἀζύμων, ἐν ᾗ ἔδει θύεσθαι τὸ πάσχα.

Transliterasi:

Ēlthen de hē hēmera tōn azymōn, en hē edei thyesthai to pascha.

---

Yohanes 18:28 (TB)

"Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah."

Teks Yunani (TR) Yohanes 18:28:

Ἄγουσιν οὖν τὸν Ἰησοῦν ἀπὸ τοῦ Καϊάφα εἰς τὸ πραιτώριον· ἦν δὲ πρωΐ· καὶ αὐτοὶ οὐκ εἰσῆλθον εἰς τὸ πραιτώριον, ἵνα μὴ μιανθῶσιν, ἀλλ' ἵνα φάγωσιν τὸ πάσχα.

Transliterasi:

Agousin oun ton Iēsoun apo tou Kaiapha eis to praitōrion; ēn de prōi; kai autoi ouk eisēlthon eis to praitōrion, hina mē mianthōsin, all' hina phagōsin to pascha.

---

Analisis Perbandingan:

Ketiga Injil Sinoptik (Matius, Markus, Lukas) sepakat bahwa Perjamuan Malam yang dilakukan Yesus bersama murid-murid adalah perjamuan Paskah. Mereka mempersiapkannya pada hari ketika domba Paskah disembelih, dan makan bersama pada malam harinya.

Namun, Injil Yohanes memberikan keterangan yang berbeda. Dalam Yohanes 18:28, para pemimpin Yahudi yang membawa Yesus ke pengadilan Pilatus pada pagi hari tidak mau masuk ke gedung pengadilan agar tidak menajiskan diri, "sebab mereka hendak makan Paskah." Ini berarti bahwa pada saat Yesus sudah diadili dan akan disalibkan, Paskah belum dirayakan. Dengan demikian, menurut Yohanes, Perjamuan Malam yang dilakukan Yesus sehari sebelumnya bukanlah perjamuan Paskah.

Perbedaan ini sangat signifikan karena menyangkut kronologi peristiwa dan simbolisme teologis. Sinoptik menempatkan Yesus sebagai Anak Domba Paskah yang dimakan bersama murid-murid. Sementara Yohanes menempatkan Yesus sebagai Anak Domba Allah yang disembelih tepat pada saat domba Paskah dikurbankan di Bait Allah (Yohanes 19:14 mencatat "hari persiapan Paskah" saat Yesus dijatuhi hukuman). Yohanes tampaknya lebih mementingkan pesan teologis ini daripada akurasi kronologis seperti yang tercatat dalam Sinoptik.

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Keluaran 12:6 – Tentang penyembelihan domba Paskah pada hari ke-14 bulan Nisan.

· Yohanes 1:29 – "Lihatlah Anak Domba Allah."

· 1 Korintus 5:7 – "Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus."

· Yohanes 19:14 – "Hari itu ialah hari persiapan Paskah."

· Matius 26:2 – "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah."

---

POIN 13: Hitungan Ayam Petrus – Sekali atau Dua Kali?

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi pada dini hari (03.00 - 06.00) , setelah Yesus ditangkap dan dibawa ke rumah Imam Besar. Petrus mengikuti dari jauh dan berada di halaman, di mana ia menyangkal Yesus tiga kali. Ayam berkokok sebagai penanda penggenapan nubuat Yesus.

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 26:34, 74-75 (TB)

"Yesus berkata: 'Sesungguhnya pada malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.'"

"Seketika itu juga berkokoklah ayam. Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus... lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya."

Teks Yunani (TR) Matius 26:34:

ἔφη αὐτῷ ὁ Ἰησοῦς· Ἀμὴν λέγω σοι ὅτι ἐν ταύτῃ τῇ νυκτὶ πρὶν ἀλέκτορα φωνῆσαι τρὶς ἀπαρνήσῃ με.

Transliterasi:

Ephē autō ho Iēsous: Amēn legō soi hoti en tautē tē nykti prin alektora phōnēsai tris aparnēsē me.

---

Markus 14:30, 72 (TB)

"Yesus berkata: 'Sesungguhnya pada hari ini, waktu malam ini, sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.'"

"Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus... lalu menangis."

Teks Yunani (TR) Markus 14:30:

καὶ λέγει αὐτῷ ὁ Ἰησοῦς· Ἀμὴν λέγω σοι ὅτι σὺ σήμερον ἐν τῇ νυκτὶ ταύτῃ πρὶν ἢ δὶς ἀλέκτορα φωνῆσαι τρὶς ἀπαρνήσῃ με.

Transliterasi:

Kai legei autō ho Iēsous: Amēn legō soi hoti sy sēmeron en tē nykti tautē prin ē dis alektora phōnēsai tris aparnēsē me.

---

Lukas 22:34, 60-62 (TB)

"Yesus berkata: 'Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku.'"

"Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam. Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus... Maka teringatlah Petrus... lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya."

Teks Yunani (TR) Lukas 22:34:

ὁ δὲ εἶπεν· Λέγω σοι, Πέτρε, οὐ φωνήσει σήμερον ἀλέκτωρ πρὶν ἢ τρὶς ἀπαρνήσῃ μὴ εἰδέναι με.

Transliterasi:

Ho de eipen: Legō soi, Petre, ou phōnēsei sēmeron alektōr prin ē tris aparnēsē mē eidenai me.

---

Yohanes 13:38; 18:27 (TB)

"Yesus menjawab: 'Nyawamu akan kauberikan karena Aku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.'"

"Maka Petrus menyangkalnya pula dan ketika itu berkokoklah ayam."

Teks Yunani (TR) Yohanes 13:38:

ἀπεκρίθη αὐτῷ ὁ Ἰησοῦς· Τὴν ψυχήν σου ὑπὲρ ἐμοῦ θήσεις; ἀμὴν ἀμὴν λέγω σοι, οὐ μὴ ἀλέκτωρ φωνήσῃ ἕως οὗ ἀπαρνήσῃ με τρίς.

Transliterasi:

Apekrithē autō ho Iēsous: Tēn psychēn sou hyper emou thēseis? Amēn amēn legō soi, ou mē alektōr phōnēsē heōs hou aparnēsē me tris.

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Matius, nubuat Yesus berbunyi: "sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Setelah penyangkalan ketiga, "seketika itu juga berkokoklah ayam." Dalam Lukas, Yesus berkata: "hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal." Setelah penyangkalan ketiga, "seketika itu juga... berkokoklah ayam." Demikian pula dalam Yohanes, Yesus berkata: "sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Setelah penyangkalan ketiga, "ketika itu berkokoklah ayam."

Dalam Markus, Yesus berkata: "sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Setelah penyangkalan ketiga, "berkokoklah ayam untuk kedua kalinya." Ini berarti Markus mencatat adanya kokok ayam yang pertama di antara penyangkalan-penyangkalan tersebut, meskipun tidak secara eksplisit disebutkan kapan tepatnya kokok pertama itu terjadi.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Jika Markus mencatat bahwa ayam berkokok dua kali, mengapa Matius, Lukas, dan Yohanes hanya menyebut satu kali kokok di akhir?

· Apakah Matius, Lukas, dan Yohanes menganggap kokok pertama tidak penting untuk dicatat?

· Ataukah mereka menyederhanakan narasi dengan hanya menyebut kokok yang terakhir karena itu yang paling dramatis?

· Apakah mungkin ada dua peristiwa kokok ayam yang berbeda, dan masing-masing penulis memilih untuk menekankan momen yang berbeda?

· Mana yang lebih mungkin: Markus menambahkan detail yang tidak disebut Injil lain, atau ketiga Injil lain menghilangkan detail yang disebut Markus?

· Jika Petrus sendiri yang menjadi sumber kesaksian, versi mana yang akan ia ceritakan?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Markus 13:35 – "Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, ... atau pada waktu ayam berkokok, atau pagi-pagi buta."

· Yohanes 21:15-17 – Tiga kali Yesus bertanya kepada Petrus: "Apakah engkau mengasihi Aku?"

· Matius 26:75 – "Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya."

· Kisah Para Rasul 2:14-40 – Khotbah Petrus di hari Pentakosta.

---

2. TIMELINE HARI JUMAT (Hari Penyaliban)

DINI HARI (03.00 - 06.00):

• Yesus dibawa dari Hanas ke Kayafas (Yoh 18:24)

• Sidang di hadapan Kayafas dan Mahkamah Agama (Mat 26:57-68; Mrk 14:53-65)

• Penyangkalan Petrus dan ayam berkokok (Mat 26:69-75; Mrk 14:66-72; Luk 22:55-62; Yoh 18:15-27)

• Sidang pagi Mahkamah Agama (khusus Luk 22:66-71)

PAGI (06.00 - 09.00):

• Yesus dihadapkan kepada Pilatus pertama kali (Mat 27:1-2,11-14; Mrk 15:1-5; Luk 23:1-5; Yoh 18:28-38)

• Yesus dihadapkan kepada Herodes (khusus Luk 23:6-12)

• Yesus kembali kepada Pilatus; vonis dijatuhkan (Mat 27:15-26; Mrk 15:6-15; Luk 23:13-25; Yoh 18:39-19:16)

• Yesus dicambuk dan diolok-olok (Mat 27:27-31; Mrk 15:16-20; Yoh 19:1-3)

• [POIN 20: Vonis dijatuhkan kira-kira jam 12 siang? (Yoh 19:14) vs Penyaliban jam 9 pagi? (Mrk 15:25)]

JALAN SALIB (09.00 - 09.30):

• Yesus dibawa ke luar untuk disalibkan (Mat 27:31; Mrk 15:20; Yoh 19:16-17)

• [POIN 18: Siapa yang memikul salib? Simon dari Kirene (Mat 27:32; Mrk 15:21; Luk 23:26) atau Yesus sendiri (Yoh 19:17)?]

• Perempuan-perempuan Yerusalem menangisi Yesus (khusus Luk 23:27-31)

PENYALIBAN (09.00 - 12.00):

• [POIN 20: Markus 15:25 mencatat penyaliban terjadi jam 9 pagi]

• Yesus disalibkan di Golgota (Mat 27:33-37; Mrk 15:22-26; Luk 23:33-34; Yoh 19:17-24)

• [POIN 22: Tulisan di atas salib (4 versi berbeda)]

• [POIN 23: Bahasa tulisan di atas salib (Luk 23:38; Yoh 19:20)]

• Para prajurit membagi pakaian Yesus (Mat 27:35; Mrk 15:24; Luk 23:34; Yoh 19:23-24)

• [POIN 24: Pencuri yang disalib – kedua mencela (Mat 27:44; Mrk 15:32) vs satu bertobat (Luk 23:39-43)]

• [POIN 25: Orang-orang di bawah salib – komposisi berbeda]

• [POIN 26-32: Perkataan Yesus di kayu salib (7 perkataan tersebar di Lukas dan Yohanes)]

KEGELAPAN (12.00 - 15.00):

• [POIN 20: Kegelapan mulai jam 12 siang (Mat 27:45; Mrk 15:33; Luk 23:44)]

• [POIN 29: "Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Mat 27:46; Mrk 15:34)]

• [POIN 30: "Aku haus" (Yoh 19:28) – kaitannya dengan Mazmur 69:22]

• [POIN 33: Minuman anggur asam – apakah diminum? (Mat 27:48; Mrk 15:36; Luk 23:36; Yoh 19:29-30)]

KEMATIAN YESUS (15.00):

• [POIN 31: "Sudah selesai" (Yoh 19:30)]

• [POIN 32: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku" (Luk 23:46)]

• Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Mat 27:50; Mrk 15:37; Luk 23:46; Yoh 19:30)

PERISTIWA SETELAH KEMATIAN (15.00 - 18.00):

• [POIN 34: Tabir Bait Suci terbelah (Mat 27:51; Mrk 15:38; Luk 23:45)]

• [POIN 34: Gempa bumi dan bukit-bukit batu terbelah (khusus Mat 27:51)]

• [POIN 35: Kuburan terbuka dan orang kudus bangkit (khusus Mat 27:52-53)]

• [POIN 37: Perkataan kepala pasukan: "Anak Allah" (Mat 27:54; Mrk 15:39) vs "orang benar" (Luk 23:47)]

• [POIN 36: Penusukan lambung Yesus (khusus Yoh 19:31-37)]

PENGUBURAN (Sore hari, menjelang matahari terbenam):

• Yusuf dari Arimatea meminta mayat Yesus kepada Pilatus (Mat 27:57-58; Mrk 15:42-45; Luk 23:50-52; Yoh 19:38)

• [POIN 38: Identitas Yusuf Arimatea – murid atau anggota dewan?]

• [POIN 39: Nikodemus membantu penguburan (khusus Yoh 19:39-42)]

• Yesus dikuburkan di kubur baru (Mat 27:59-60; Mrk 15:46; Luk 23:53; Yoh 19:41-42)

• Perempuan-perempuan melihat kubur (Mat 27:61; Mrk 15:47; Luk 23:55)

POIN 18: Siapa yang Memikul Salib?

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi pada JALAN SALIB (09.00 - 09.30) , setelah Yesus dijatuhi hukuman dan dibawa ke luar kota menuju Tempat Tengkorak (Golgota).

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 27:31-32 (TB)

"Sesudah mereka mengolok-olokkan Dia, mereka menanggalkan jubah itu daripada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. Ketika mereka pergi, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus."

Teks Yunani (TR) Matius 27:32:

Ἐξερχόμενοι δὲ εὗρον ἄνθρωπον Κυρηναῖον, ὀνόματι Σίμωνα· τοῦτον ἠγγάρευσαν ἵνα ἄρῃ τὸν σταυρὸν αὐτοῦ.

Transliterasi:

Exerchomenoi de heuron anthrōpon Kyrēnaion, onomati Simōna; touton ēngareusan hina arē ton stauron autou.

---

Markus 15:20-21 (TB)

"Sesudah mereka mengolok-olokkan Dia, mereka menanggalkan jubah ungu itu daripada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. Pada waktu itu lewat seorang yang bernama Simon, orang Kirene, ayah Aleksander dan Rufus, yang baru datang dari luar kota, dan orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus."

Teks Yunani (TR) Markus 15:21:

Καὶ ἀγγαρεύουσιν παράγοντά τινα Σίμωνα Κυρηναῖον, ἐρχόμενον ἀπ' ἀγροῦ, τὸν πατέρα Ἀλεξάνδρου καὶ Ῥούφου, ἵνα ἄρῃ τὸν σταυρὸν αὐτοῦ.

Transliterasi:

Kai angareuousin paragonta tina Simōna Kyrēnaion, erchomenon ap' agrou, ton patera Alexandrou kai Rouphou, hina arē ton stauron autou.

---

Lukas 23:26 (TB)

"Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu meletakkan salib itu di atas bahunya untuk dipikulnya sambil mengikuti Yesus."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:26:

Καὶ ὡς ἀπήγαγον αὐτόν, ἐπιλαβόμενοι Σίμωνός τινος Κυρηναίου, τοῦ ἐρχομένου ἀπ' ἀγροῦ, ἐπέθηκαν αὐτῷ τὸν σταυρὸν φέρειν ὄπισθεν τοῦ Ἰησοῦ.

Transliterasi:

Kai hōs apēgagon auton, epilabomenoi Simōnos tinos Kyrēnaiou, tou erchomenou ap' agrou, epethēkan autō ton stauron pherein opisthen tou Iēsou.

---

Yohanes 19:16-17 (TB)

"Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Mereka menerima Yesus. Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:17:

Καὶ βαστάζων τὸν σταυρὸν αὐτοῦ, ἐξῆλθεν εἰς τὸν λεγόμενον Κρανίου τόπον, ὃς λέγεται Ἑβραϊστὶ Γολγοθά.

Transliterasi:

Kai bastazōn ton stauron autou, exēlthen eis ton legomenon Kranion topon, hos legetai Hebraïsti Golgotha.

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Matius, Markus, dan Lukas (ketiga Injil Sinoptik), dicatat bahwa Simon dari Kirene yang dipaksa untuk memikul salib Yesus. Matius hanya menyebut namanya dan asalnya. Markus menambahkan informasi bahwa Simon adalah ayah Aleksander dan Rufus, yang mungkin dikenal oleh komunitas pembacanya. Lukas mencatat bahwa Simon memikul salib sambil mengikuti Yesus.

Namun dalam Yohanes, tidak disebutkan Simon sama sekali. Yohanes menulis dengan jelas: "Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar" , yang berarti Yesus sendiri yang memikul salib-Nya dari tempat vonis hingga ke Golgota.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Apakah mungkin Simon membantu memikul salib di sebagian perjalanan, sementara Yesus tetap memikulnya di bagian lain? Jika ya, mengapa Yohanes sama sekali tidak menyebut Simon?

· Jika Yesus sudah sangat lemah setelah dicambuk dan diolok-olok, apakah mungkin Ia masih sanggup memikul salib sendiri seperti yang dicatat Yohanes?

· Apakah Simon benar-benar ada, ataukah ia hanya simbol dari "memikul salib" secara rohani?

· Versi mana yang lebih mungkin jika kita hanya memiliki satu kesaksian saja?

· Mengapa Yohanes menghilangkan tokoh Simon sama sekali, padahal ia adalah tokoh yang cukup dikenal (Markus menyebut nama anak-anaknya)?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Matius 10:38 – "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku."

· Matius 16:24 – "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku."

· Markus 8:34 – Sama dengan Matius 16:24.

· Lukas 9:23 – "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku."

· Lukas 14:27 – "Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku."

· Kisah Para Rasul 11:20 – Beberapa orang Kirene disebut sebagai pemberita Injil.

---

POIN 20: Waktu Penyaliban – Jam Berapa Yesus Disalibkan?

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini mencakup dua momen penting yang saling berkaitan: saat vonis dijatuhkan dan saat penyaliban terjadi. Dalam narasi Injil, terdapat perbedaan waktu yang signifikan antara catatan Markus dan Yohanes.

```

PAGI (06.00 - 09.00):

• Yesus dihadapkan kepada Pilatus

• [POIN 20: Yohanes 19:14 mencatat vonis dijatuhkan "kira-kira jam dua belas" (12.00 siang)]

PENYALIBAN (09.00 - 12.00):

• [POIN 20: Markus 15:25 mencatat penyaliban terjadi "jam sembilan" (09.00 pagi)]

KEGELAPAN (12.00 - 15.00):

• [POIN 20: Matius, Markus, Lukas sepakat kegelapan mulai "jam dua belas" (12.00 siang)]

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Markus 15:25 (TB)

"Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan."

Teks Yunani (TR) Markus 15:25:

ἦν δὲ ὥρα τρίτη καὶ ἐσταύρωσαν αὐτόν.

Transliterasi:

ēn de hōra tritē kai estaurōsan auton.

Terjemahan literal:

"Dan itu adalah jam ketiga, dan mereka menyalibkan Dia."

Catatan: Dalam penanggalan Yahudi, hari dimulai pukul 06.00 pagi. Jam ketiga berarti pukul 09.00 pagi. LAI TB menerjemahkan langsung ke sistem jam Indonesia: "jam sembilan".

---

Yohanes 19:14-16 (TB)

"Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: 'Inilah rajamu!' … Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:14:

ἦν δὲ παρασκευὴ τοῦ πάσχα, ὥρα ἦν ὡς ἕκτη, καὶ λέγει τοῖς Ἰουδαίοις· Ἴδε ὁ βασιλεὺς ὑμῶν.

Transliterasi:

ēn de paraskeuē tou pascha, hōra ēn hōs hektē, kai legei tois Ioudaiois: Ide ho basileus hymōn.

Terjemahan literal:

"Adalah persiapan Paskah, kira-kira jam keenam, dan ia berkata kepada orang-orang Yahudi: Lihatlah rajamu!"

Catatan: "Jam keenam" dalam penanggalan Yahudi berarti pukul 12.00 siang. LAI TB menerjemahkan "kira-kira jam dua belas".

---

Matius 27:45 (TB)

"Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga."

Teks Yunani (TR) Matius 27:45:

Ἀπὸ δὲ ἕκτης ὥρας σκότος ἐγένετο ἐπὶ πᾶσαν τὴν γῆν ἕως ὥρας ἐνάτης.

Transliterasi:

Apo de hektēs hōras skotos egeneto epi pasan tēn gēn heōs hōras enatēs.

---

Markus 15:33 (TB)

"Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga."

Teks Yunani (TR) Markus 15:33:

Γενομένης δὲ ὥρας ἕκτης σκότος ἐγένετο ἐφ' ὅλην τὴν γῆν ἕως ὥρας ἐνάτης.

Transliterasi:

Genomenēs de hōras hektēs skotos egeneto eph' holēn tēn gēn heōs hōras enatēs.

---

Lukas 23:44 (TB)

"Ketika itu kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:44:

Καὶ ἦν ἤδη ὡσεὶ ὥρα ἕκτη καὶ σκότος ἐγένετο ἐφ' ὅλην τὴν γῆν ἕως ὥρας ἐνάτης.

Transliterasi:

Kai ēn ēdē hōsei hōra hektē kai skotos egeneto eph' holēn tēn gēn heōs hōras enatēs.

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Markus 15:25 secara spesifik disebutkan bahwa Yesus disalibkan pada "jam sembilan" (09.00 pagi). Namun dalam Yohanes 19:14-16, vonis dijatuhkan oleh Pilatus pada "kira-kira jam dua belas" (12.00 siang), dan setelah itu Yesus diserahkan untuk disalibkan. Jika vonis baru dijatuhkan pada siang hari, maka penyaliban terjadi setelahnya—tidak mungkin pada jam 09.00 pagi seperti yang dicatat Markus.

Sementara itu, Matius 27:45, Markus 15:33, dan Lukas 23:44 sepakat bahwa kegelapan mulai terjadi pada jam dua belas (12.00 siang) dan berlangsung hingga jam tiga (15.00 sore). Kegelapan ini terjadi ketika Yesus sudah berada di kayu salib.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Jika Markus mencatat penyaliban terjadi jam 09.00 pagi, dan Yohanes mencatat vonis dijatuhkan jam 12.00 siang, bagaimana mungkin kedua catatan ini bisa sama-sama benar?

· Apakah mungkin Yohanes menggunakan sistem penanggalan yang berbeda (misalnya Romawi) sehingga "jam keenam" dalam tulisannya berarti pukul 06.00 pagi? Namun konteks "hari persiapan Paskah" menunjukkan peristiwa ini terjadi siang hari.

· Jika vonis benar dijatuhkan jam 12.00 siang, kira-kira pukul berapa penyaliban terjadi? Masih mungkinkah kegelapan mulai jam 12.00 tepat pada saat penyaliban?

· Apakah Markus keliru dalam mencatat waktu, atau Yohanes yang menggeser waktu demi tujuan teologis tertentu?

· Mana yang lebih mungkin: Yesus diadili, dijatuhi vonis, dan disalibkan dalam rentang waktu tiga jam (09.00-12.00), atau seluruh proses pengadilan Romawi berlangsung hingga siang hari?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Matius 20:1-16 – Perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun anggur, yang menyebutkan "pukul sembilan", "pukul dua belas", dan "pukul tiga" sebagai pembagian waktu dalam sehari.

· Yohanes 11:9 – "Adakah dua belas jam dalam satu hari?" Ini menunjukkan bahwa pembagian dua belas jam dalam sehari adalah hal yang umum dipahami.

· Kisah Para Rasul 2:15 – "Karena sekarang baru pukul sembilan" menunjukkan penggunaan sistem penanggalan yang sama.

· Kisah Para Rasul 3:1; 10:3,9,30 – Penyebutan waktu-waktu doa yang menunjukkan pemahaman umum tentang pembagian hari.

---

POIN 21: Minuman Sebelum Disalib

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi pada saat PENYALIBAN (09.00 - 12.00) , kemungkinan besar sesaat sebelum atau sesudah Yesus disalibkan. Catatan berbeda dalam Injil menunjukkan variasi tentang minuman apa yang ditawarkan dan apakah Yesus meminumnya.

```

PENYALIBAN (09.00 - 12.00):

• Yesus disalibkan di Golgota

• [POIN 21: Minuman sebelum disalib – anggur campur empedu (Matius) atau anggur campur mur (Markus)?]

• Para prajurit membagi pakaian Yesus

• [POIN 24: Pencuri yang disalib – kedua mencela vs satu bertobat]

• [POIN 25: Orang-orang di bawah salib – komposisi berbeda]

• [POIN 26-32: Perkataan Yesus di kayu salib]

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 27:34 (TB)

"Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya."

Teks Yunani (TR) Matius 27:34:

ἔδωκαν αὐτῷ πιεῖν οἶνον μετὰ χολῆς μεμιγμένον· καὶ γευσάμενος οὐκ ἠθέλησεν πιεῖν.

Transliterasi:

edōkan autō piein oinon meta cholēs memigmenon; kai geusamenos ouk ēthelēsen piein.

Analisis kata: χολή (cholē) berarti "empedu" atau "zat pahit". Dalam Septuaginta (terjemahan Yunani Perjanjian Lama), kata ini digunakan untuk menerjemahkan kata Ibrani untuk "racun" atau "empedu" dalam Mazmur 69:22.

---

Markus 15:23 (TB)

"Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur mur, tetapi Ia tidak meminumnya."

Teks Yunani (TR) Markus 15:23:

καὶ ἐδίδουν αὐτῷ ἐσμυρνισμένον οἶνον· ὃς δὲ οὐκ ἔλαβεν.

Transliterasi:

kai edidoun autō esmyrnismenon oinon; hos de ouk elaben.

Analisis kata: ἐσμυρνισμένον (esmyrnismenon) berarti "dicampur dengan mur", yaitu getah pahit yang digunakan sebagai campuran anggur dan kadang sebagai obat bius ringan.

---

Lukas 23:33-34 (TB)

"Ketika mereka sampai di tempat yang bernama Tengkorak, mereka menyalibkan Dia di situ dan juga kedua penjahat itu, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri. Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.'"

Teks Yunani (TR) Lukas 23:33-34:

Καὶ ὅτε ἦλθον ἐπὶ τὸν τόπον τὸν καλούμενον Κρανίον, ἐκεῖ ἐσταύρωσαν αὐτὸν καὶ τοὺς κακούργους, ὃν μὲν ἐκ δεξιῶν, ὃν δὲ ἐξ ἀριστερῶν. ὁ δὲ Ἰησοῦς ἔλεγεν· Πάτερ, ἄφες αὐτοῖς, οὐ γὰρ οἴδασιν τί ποιοῦσιν.

Transliterasi:

Kai hote ēlthon epi ton topon ton kaloumenon Kranion, ekei estaurōsan auton kai tous kakourgous, hon men ek dexiōn, hon de ex aristerōn. ho de Iēsous elegen: Pater, aphes autois, ou gar oidasin ti poiousin.

Catatan: Lukas tidak mencatat adanya pemberian minuman sebelum penyaliban.

---

Yohanes 19:17-18 (TB)

"Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. Di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah."

Catatan: Yohanes juga tidak mencatat adanya pemberian minuman sebelum penyaliban.

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Matius, Yesus diberi minum "anggur bercampur empedu" , dan setelah mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya. Dalam Markus, Yesus diberi minum "anggur bercampur mur" , dan Ia tidak meminumnya (dengan kata lain, menolaknya). Lukas dan Yohanes sama sekali tidak mencatat adanya pemberian minuman apa pun sebelum penyaliban.

Perbedaan ini mencakup tiga hal: jenis minuman (empedu vs mur), fakta pemberian (ada di Matius dan Markus, tidak ada di Lukas dan Yohanes), dan respons Yesus (menolak di Matius dan Markus).

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Mengapa Matius menyebut "anggur bercampur empedu" sementara Markus menyebut "anggur bercampur mur"? Apakah kedua istilah ini merujuk pada hal yang sama?

· Jika pemberian minuman ini benar-benar terjadi, mengapa Lukas dan Yohanes sama sekali tidak mencatatnya?

· Apakah mungkin anggur campur mur adalah anggur biasa yang dicampur mur untuk tujuan pengobatan atau peredam rasa sakit, sementara anggur campur empedu lebih bersifat simbolis (merujuk pada Mazmur 69:22)?

· Mana yang lebih mungkin: Matius dan Markus mencatat peristiwa yang sama dengan detail berbeda, atau Lukas dan Yohanes menganggap peristiwa ini tidak penting untuk dicatat?

· Apakah penolakan Yesus untuk meminum anggur itu menunjukkan bahwa Ia ingin menderita dengan kesadaran penuh?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Mazmur 69:22 – "Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam." (Ayat ini sering dikaitkan dengan pemberian minuman kepada Yesus)

· Amsal 31:6-7 – "Berikanlah minuman keras kepada orang yang akan binasa, dan anggur kepada orang yang sakit hati."

· Matius 27:48 – Pemberian anggur asam menjelang kematian Yesus (akan dibahas di Poin 33)

· Markus 15:36 – Pemberian anggur asam menjelang kematian Yesus

· Yohanes 19:28-30 – "Aku haus" dan pemberian anggur asam yang diminum Yesus

---

POIN 22: Tulisan di Atas Salib (Titulus)

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi pada saat PENYALIBAN (09.00 - 12.00) , ketika Yesus sudah disalibkan dan prajurit Romawi memasang tulisan di atas kepala-Nya sebagai alasan hukuman.

```

PENYALIBAN (09.00 - 12.00):

• Yesus disalibkan di Golgota

• [POIN 21: Minuman sebelum disalib]

• Para prajurit membagi pakaian Yesus

• [POIN 22: Tulisan di atas salib dipasang]

• [POIN 23: Bahasa tulisan di atas salib]

• [POIN 24: Pencuri yang disalib]

• [POIN 25: Orang-orang di bawah salib]

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 27:37 (TB)

"Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang berbunyi: 'Inilah Yesus, Raja orang Yahudi' ."

Teks Yunani (TR) Matius 27:37:

καὶ ἐπέθηκαν ἐπάνω τῆς κεφαλῆς αὐτοῦ τὴν αἰτίαν αὐτοῦ γεγραμμένην· ΟΥΤΟΣ ΕΣΤΙΝ ΙΗΣΟΥΣ Ο ΒΑΣΙΛΕΥΣ ΤΩΝ ΙΟΥΔΑΙΩΝ.

Transliterasi:

kai epethēkan epanō tēs kephalēs autou tēn aitian autou gegrammenēn: HOUTOS ESTIN IĒSOUS HO BASILEUS TŌN IOUDAIŌN.

---

Markus 15:26 (TB)

"Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: 'Raja orang Yahudi' ."

Teks Yunani (TR) Markus 15:26:

καὶ ἦν ἡ ἐπιγραφὴ τῆς αἰτίας αὐτοῦ ἐπιγεγραμμένη· Ο ΒΑΣΙΛΕΥΣ ΤΩΝ ΙΟΥΔΑΙΩΝ.

Transliterasi:

kai ēn hē epigraphē tēs aitias autou epigegrammenē: HO BASILEUS TŌN IOUDAIŌN.

---

Lukas 23:38 (TB)

"Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: 'Inilah Raja orang Yahudi' ."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:38:

ἦν δὲ καὶ ἐπιγραφὴ ἐπ' αὐτῷ γεγραμμένη γράμμασιν Ἑλληνικοῖς καὶ Ῥωμαϊκοῖς καὶ Ἑβραϊκοῖς· Ο ΒΑΣΙΛΕΥΣ ΤΩΝ ΙΟΥΔΑΙΩΝ ΟΥΤΟΣ.

Transliterasi:

ēn de kai epigraphē ep' autō gegrammenē grammasin Hellēnikois kai Rhōmaikois kai Hebraikois: HO BASILEUS TŌN IOUDAIŌN HOUTOS.

---

Yohanes 19:19 (TB)

"Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: 'Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi' ."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:19:

ἔγραψεν δὲ καὶ τίτλον ὁ Πιλᾶτος καὶ ἔθηκεν ἐπὶ τοῦ σταυροῦ· ἦν δὲ γεγραμμένον· ΙΗΣΟΥΣ Ο ΝΑΖΩΡΑΙΟΣ Ο ΒΑΣΙΛΕΥΣ ΤΩΝ ΙΟΥΔΑΙΩΝ.

Transliterasi:

egrapsen de kai titlon ho Pilatos kai ethēken epi tou staurou; ēn de gegrammenon: IĒSOUS HO NAZŌRAIOS HO BASILEUS TŌN IOUDAIŌN.

---

Perbandingan Ayat:

Keempat Injil mencatat tulisan di atas salib dengan redaksi yang berbeda:

Dalam Matius, tulisan itu berbunyi: "Inilah Yesus, Raja orang Yahudi" . Ini adalah bentuk pernyataan lengkap dengan kata "inilah" dan nama "Yesus".

Dalam Markus, tulisan itu hanya berbunyi: "Raja orang Yahudi" . Ini adalah bentuk paling singkat, tanpa kata "inilah" dan tanpa nama "Yesus".

Dalam Lukas, tulisan itu berbunyi: "Inilah Raja orang Yahudi" . Ini mirip dengan Matius, tetapi tanpa nama "Yesus".

Dalam Yohanes, tulisan itu berbunyi: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi" . Ini adalah versi paling panjang, mencantumkan nama, asal (Nazaret), dan gelar.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Tulisan di atas salib adalah plakat resmi yang dipasang oleh pemerintah Romawi. Seharusnya redaksinya persis sama di setiap catatan. Mengapa keempat Injil mencatat redaksi yang berbeda?

· Apakah mungkin para penulis Injil hanya mencatat inti pesannya ("Raja orang Yahudi") tanpa terikat pada kata-kata persisnya?

· Versi mana yang paling mungkin mendekati tulisan asli? Apakah yang paling panjang (Yohanes) atau yang paling pendek (Markus)?

· Jika Yohanes mencatat versi paling panjang, mungkinkah ia menambahkan detail "orang Nazaret" untuk memperjelas identitas Yesus?

· Apakah perbedaan ini menunjukkan bahwa para penulis tidak terlalu mementingkan akurasi kata-kata persis, melainkan lebih fokus pada makna teologisnya?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Yohanes 19:20-22 – "Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu ditulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani. Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: 'Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.' Jawab Pilatus: 'Apa yang kutulis, tetap kutulis.'"

· Matius 2:23 – "Ia akan disebut orang Nazaret." (Nubuat tentang Yesus sebagai orang Nazaret)

· Kisah Para Rasul 2:22-36 – Khotbah Petrus yang menyebut Yesus sebagai Tuhan dan Kristus.

---

POIN 25: Orang-Orang di Bawah Salib

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi pada saat PENYALIBAN (09.00 - 15.00) , ketika Yesus tergantung di kayu salib dan sejumlah orang berdiri di dekat atau melihat dari jauh. Komposisi orang-orang yang disebut berbeda-beda dalam setiap Injil.

```

PENYALIBAN (09.00 - 15.00):

• Yesus tergantung di kayu salib

• [POIN 25: Orang-orang yang berdiri di bawah salib]

• Para prajurit membagi pakaian Yesus

• Orang-orang yang lewat mencela Yesus

• [POIN 26-32: Perkataan Yesus di kayu salib]

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 27:55-56 (TB)

"Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus."

Teks Yunani (TR) Matius 27:55-56:

Ἦσαν δὲ ἐκεῖ γυναῖκες πολλαὶ ἀπὸ μακρόθεν θεωροῦσαι, αἵτινες ἠκολούθησαν τῷ Ἰησοῦ ἀπὸ τῆς Γαλιλαίας διακονοῦσαι αὐτῷ· ἐν αἷς ἦν Μαρία ἡ Μαγδαληνὴ καὶ Μαρία ἡ τοῦ Ἰακώβου καὶ Ἰωσὴφ μήτηρ καὶ ἡ μήτηρ τῶν υἱῶν Ζεβεδαίου.

Transliterasi:

Ēsan de ekei gynaikes pollai apo makrothen theōrousai, aitines ēkolouthēsan tō Iēsou apo tēs Galilaias diakonousai autō; en hais ēn Maria hē Magdalēnē kai Maria hē tou Iakōbou kai Iōsēph mētēr kai hē mētēr tōn uiōn Zebedaiou.

---

Markus 15:40-41 (TB)

"Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Mereka semuanya telah mengikuti Yesus dan melayani-Nya waktu Ia di Galilea."

Teks Yunani (TR) Markus 15:40-41:

Ἦσαν δὲ καὶ γυναῖκες ἀπὸ μακρόθεν θεωροῦσαι, ἐν αἷς καὶ Μαρία ἡ Μαγδαληνὴ καὶ Μαρία ἡ Ἰακώβου τοῦ μικροῦ καὶ Ἰωσῆτος μήτηρ καὶ Σαλώμη, αἳ ὅτε ἦν ἐν τῇ Γαλιλαίᾳ ἠκολούθουν αὐτῷ καὶ διηκόνουν αὐτῷ, καὶ ἄλλαι πολλαὶ αἱ συναναβᾶσαι αὐτῷ εἰς Ἱεροσόλυμα.

Transliterasi:

Ēsan de kai gynaikes apo makrothen theōrousai, en hais kai Maria hē Magdalēnē kai Maria hē Iakōbou tou mikrou kai Iōsētos mētēr kai Salōmē, ai hote ēn en tē Galilaiā ēkolouthoun autō kai diēkonoun autō, kai allai pollai ai synanabasai autō eis Ierosolyma.

---

Lukas 23:49 (TB)

"Semua orang yang mengenal Yesus dari jauh, juga perempuan-perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea, berdiri di situ dan melihat semuanya itu."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:49:

Εἱστήκεισαν δὲ πάντες οἱ γνωστοὶ αὐτῷ ἀπὸ μακρόθεν καὶ γυναῖκες αἱ συνακολουθοῦσαι αὐτῷ ἀπὸ τῆς Γαλιλαίας ὁρῶσαι ταῦτα.

Transliterasi:

Heistēkeisan de pantes hoi gnōstoi autō apo makrothen kai gynaikes hai synakolouthousai autō apo tēs Galilaias horōsai tauta.

---

Yohanes 19:25-27 (TB)

"Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: 'Ibu, inilah, anakmu!' Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: 'Inilah ibumu!' Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:25-27:

Εἱστήκεισαν δὲ παρὰ τῷ σταυρῷ τοῦ Ἰησοῦ ἡ μήτηρ αὐτοῦ καὶ ἡ ἀδελφὴ τῆς μητρὸς αὐτοῦ, Μαρία ἡ τοῦ Κλωπᾶ καὶ Μαρία ἡ Μαγδαληνή. Ἰησοῦς οὖν ἰδὼν τὴν μητέρα καὶ τὸν μαθητὴν παρεστῶτα ὃν ἠγάπα, λέγει τῇ μητρί· Γύναι, ἴδε ὁ υἱός σου. εἶτα λέγει τῷ μαθητῇ· Ἴδε ἡ μήτηρ σου. καὶ ἀπ' ἐκείνης τῆς ὥρας ἔλαβεν ὁ μαθητὴς αὐτὴν εἰς τὰ ἴδια.

Transliterasi:

Heistēkeisan de para tō staurō tou Iēsou hē mētēr autou kai hē adelphē tēs mētros autou, Maria hē tou Klōpa kai Maria hē Magdalēnē. Iēsous oun idōn tēn mētera kai ton mathētēn parestōta hon ēgapa, legei tē mētri: Gynai, ide ho huios sou. eita legei tō mathētē: Ide hē mētēr sou. kai ap' ekeinēs tēs hōras elaben ho mathētēs autēn eis ta idia.

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Matius, disebutkan tiga nama: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Ibu anak-anak Zebedeus ini kemungkinan adalah Salome, tetapi Matius tidak menyebut nama Salome secara eksplisit.

Dalam Markus, disebutkan tiga nama: Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses ini kemungkinan sama dengan Maria ibu Yakobus dan Yusuf dalam Matius. Salome disebut secara eksplisit.

Dalam Lukas, tidak disebutkan nama sama sekali. Hanya disebut secara umum: "perempuan-perempuan yang mengikuti Dia dari Galilea" dan "semua orang yang mengenal Yesus dari jauh". Tidak ada nama spesifik.

Dalam Yohanes, disebutkan empat nama: ibu Yesus, saudara ibu-Nya (tidak disebut namanya), Maria isteri Klopas, dan Maria Magdalena. Yang paling mencolok: hanya Yohanes yang mencatat kehadiran ibu Yesus di bawah salib. Juga dicatat bahwa murid yang dikasihi Yesus (Yohanes sendiri) berdiri di dekat salib, dan Yesus menitipkan ibu-Nya kepada murid itu.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Hanya Yohanes yang mencatat kehadiran ibu Yesus di bawah salib. Jika ibu Yesus benar-benar ada di sana, mengapa Matius, Markus, dan Lukas tidak menyebutkannya?

· Apakah mungkin ibu Yesus tidak hadir, dan Yohanes menambahkannya untuk tujuan teologis?

· Mengapa Lukas tidak menyebut nama satu pun, padahal Matius, Markus, dan Yohanes menyebut nama-nama spesifik?

· Siapa sebenarnya "Maria ibu Yakobus dan Yusuf" (Matius), "Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses" (Markus), dan "Maria isteri Klopas" (Yohanes)? Apakah mereka orang yang sama?

· Apakah "saudara ibu-Nya" dalam Yohanes 19:25 merujuk pada Salome (Markus) atau Maria isteri Klopas?

· Mana yang lebih mungkin: keempat Injil mencatat kelompok perempuan yang sama dengan cara berbeda, atau mereka benar-benar mencatat kehadiran orang-orang yang berbeda?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Matius 20:20-21 – Ibu anak-anak Zebedeus (Salome?) meminta Yesus agar anaknya duduk di sebelah kanan dan kiri-Nya.

· Markus 10:35-40 – Versi Markus tentang permintaan Yakobus dan Yohanes (tanpa menyebut ibu mereka).

· Lukas 8:1-3 – Perempuan-perempuan yang melayani Yesus, termasuk Maria Magdalena, Yohana, dan Susana. Yohana juga disebut di Lukas 24:10 sebagai salah satu yang datang ke kubur.

· Yohanes 2:1-12 – Ibu Yesus hadir di pernikahan Kana, tetapi tidak disebut di Getsemani atau penyaliban (kecuali di Yohanes 19).

· Yohanes 20:1-18 – Maria Magdalena menjadi tokoh sentral dalam penemuan kubur kosong.

---

POIN 26-32: Tujuh Perkataan Yesus di Kayu Salib

Posisi dalam Timeline:

Perkataan-perkataan ini diucapkan Yesus selama PENYALIBAN (09.00 - 15.00) , tersebar di sepanjang waktu Yesus tergantung di kayu salib. Tidak ada satu Injil pun yang mencatat ketujuh perkataan ini secara lengkap. Masing-masing Injil mencatat sebagian, dengan beberapa perkataan hanya muncul di satu Injil.

```

PENYALIBAN (09.00 - 15.00):

• 09.00 - 12.00: Yesus disalibkan, para prajurit membagi pakaian

• [POIN 26: "Ya Bapa, ampunilah mereka" (Lukas)]

• [POIN 27: "Hari ini engkau bersama Aku di Firdaus" (Lukas)]

• [POIN 28: "Ibu, inilah anakmu!" (Yohanes)]

• 12.00 - 15.00: Kegelapan meliputi seluruh daerah

• [POIN 29: "Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius, Markus)]

• [POIN 30: "Aku haus" (Yohanes)]

• [POIN 31: "Sudah selesai" (Yohanes)]

• [POIN 32: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku" (Lukas)]

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Lukas 23:34 (TB) – Perkataan pertama

"Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.'"

Teks Yunani (TR) Lukas 23:34:

ὁ δὲ Ἰησοῦς ἔλεγεν· Πάτερ, ἄφες αὐτοῖς, οὐ γὰρ οἴδασιν τί ποιοῦσιν.

Transliterasi:

ho de Iēsous elegen: Pater, aphes autois, ou gar oidasin ti poiousin.

Catatan: Perkataan ini hanya dicatat oleh Lukas. Matius, Markus, dan Yohanes tidak mencatatnya.

---

Lukas 23:43 (TB) – Perkataan kedua

"Kata Yesus kepadanya: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.'"

Teks Yunani (TR) Lukas 23:43:

καὶ εἶπεν αὐτῷ ὁ Ἰησοῦς· Ἀμήν σοι λέγω, σήμερον μετ' ἐμοῦ ἔσῃ ἐν τῷ παραδείσῳ.

Transliterasi:

kai eipen autō ho Iēsous: Amēn soi legō, sēmeron met' emou esē en tō paradeisō.

Catatan: Perkataan ini juga hanya dicatat oleh Lukas, dalam konteks dialog dengan pencuri yang bertobat.

---

Yohanes 19:26-27 (TB) – Perkataan ketiga

"Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: 'Ibu, inilah, anakmu!' Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: 'Inilah ibumu!' Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:26-27:

Ἰησοῦς οὖν ἰδὼν τὴν μητέρα καὶ τὸν μαθητὴν παρεστῶτα ὃν ἠγάπα, λέγει τῇ μητρί· Γύναι, ἴδε ὁ υἱός σου. εἶτα λέγει τῷ μαθητῇ· Ἴδε ἡ μήτηρ σου. καὶ ἀπ' ἐκείνης τῆς ὥρας ἔλαβεν ὁ μαθητὴς αὐτὴν εἰς τὰ ἴδια.

Transliterasi:

Iēsous oun idōn tēn mētera kai ton mathētēn parestōta hon ēgapa, legei tē mētri: Gynai, ide ho huios sou. eita legei tō mathētē: Ide hē mētēr sou. kai ap' ekeinēs tēs hōras elaben ho mathētēs autēn eis ta idia.

Catatan: Perkataan ini hanya dicatat oleh Yohanes, dan terkait erat dengan kehadiran ibu Yesus dan murid yang dikasihi di bawah salib.

---

Matius 27:46 (TB) – Perkataan keempat

"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

Teks Yunani (TR) Matius 27:46:

περὶ δὲ τὴν ἐνάτην ὥραν ἀνεβόησεν ὁ Ἰησοῦς φωνῇ μεγάλῃ λέγων· Ηλι ηλι λιμα σαβαχθανι; τοῦτ' ἔστιν· Θεέ μου, θεέ μου, ἵνα τί με ἐγκατέλιπες;

Transliterasi:

peri de tēn enatēn hōran aneboēsen ho Iēsous phōnē megalē legōn: Ēli ēli lima sabachthani? tout' estin: Thee mou, thee mou, hina ti me enkatelipes?

---

Markus 15:34 (TB) – Perkataan keempat (versi Markus)

"Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eloi, Eloi, lama sabakhtani?', yang berarti: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

Teks Yunani (TR) Markus 15:34:

καὶ τῇ ἐνάτῃ ὥρᾳ ἐβόησεν ὁ Ἰησοῦς φωνῇ μεγάλῃ λέγων· Ελωι ελωι λιμα σαβαχθανι; ὅ ἐστιν μεθερμηνευόμενον· Ὁ θεός μου, ὁ θεός μου, εἰς τί με ἐγκατέλιπες;

Transliterasi:

kai tē enatē hōra eboēsen ho Iēsous phōnē megalē legōn: Elōi elōi lima sabachthani? ho estin methermēneuomenon: Ho theos mou, ho theos mou, eis ti me enkatelipes?

Catatan: Matius dan Markus mencatat perkataan yang sama dengan sedikit perbedaan pada kata seruan (Eli/Eloi). Lukas dan Yohanes tidak mencatat perkataan ini.

---

Yohanes 19:28 (TB) – Perkataan kelima

"Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia—supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci—: 'Aku haus!'"

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:28:

Μετὰ τοῦτο εἰδὼς ὁ Ἰησοῦς ὅτι ἤδη πάντα τετέλεσται, ἵνα τελειωθῇ ἡ γραφή, λέγει· Διψῶ.

Transliterasi:

Meta touto eidōs ho Iēsous hoti ēdē panta tetelestai, hina teleiōthē hē graphē, legei: Dipsō.

Catatan: Perkataan ini hanya dicatat oleh Yohanes. Ia menambahkan bahwa hal itu terjadi supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci (merujuk pada Mazmur 69:22).

---

Yohanes 19:30 (TB) – Perkataan keenam

"Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 'Sudah selesai.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:30:

ὅτε οὖν ἔλαβεν τὸ ὄξος ὁ Ἰησοῦς εἶπεν· Τετέλεσται, καὶ κλίνας τὴν κεφαλὴν παρέδωκεν τὸ πνεῦμα.

Transliterasi:

hote oun elaben to oxos ho Iēsous eipen: Tetelestai, kai klinas tēn kephalēn paredōken to pneuma.

Catatan: Perkataan "Sudah selesai" (Tetelestai) hanya dicatat oleh Yohanes. Ini adalah kata kemenangan di akhir hayat Yesus.

---

Lukas 23:46 (TB) – Perkataan ketujuh

"Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: 'Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.' Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:46:

καὶ φωνήσας φωνῇ μεγάλῃ ὁ Ἰησοῦς εἶπεν· Πάτερ, εἰς χεῖράς σου παρατίθεμαι τὸ πνεῦμά μου. τοῦτο δὲ εἰπὼν ἐξέπνευσεν.

Transliterasi:

kai phōnēsas phōnē megalē ho Iēsous eipen: Pater, eis cheiras sou paratithemai to pneuma mou. touto de eipōn exepneusen.

Catatan: Perkataan ini hanya dicatat oleh Lukas. Ini adalah seruan terakhir Yesus sebelum wafat, yang merupakan kutipan dari Mazmur 31:5.

---

Perbandingan Ayat:

Dari ketujuh perkataan Yesus di kayu salib, penyebarannya dalam Injil adalah sebagai berikut:

Dalam Lukas tercatat tiga perkataan: "Ya Bapa, ampunilah mereka", "Hari ini engkau bersama Aku di Firdaus", dan "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku."

Dalam Yohanes tercatat tiga perkataan: "Ibu, inilah anakmu!", "Aku haus", dan "Sudah selesai."

Dalam Matius dan Markus hanya tercatat satu perkataan: "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (dengan sedikit perbedaan redaksi antara Eli/Eloi).

Tidak ada satu Injil pun yang mencatat ketujuh perkataan ini secara lengkap. Masing-masing penulis memilih untuk mencatat perkataan yang berbeda, dengan Lukas dan Yohanes memberikan kontribusi terbanyak.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Mengapa tidak ada satu Injil pun yang mencatat semua perkataan Yesus di kayu salib?

· Apakah para penulis Injil hanya mencatat perkataan yang sesuai dengan tujuan teologis mereka?

· Lukas menekankan pengampunan dan penyerahan diri; Yohanes menekankan kedaulatan Yesus ("Sudah selesai"); Matius dan Markus menekankan penderitaan dan keterasingan ("Mengapa Engkau meninggalkan Aku?"). Apakah ini kebetulan?

· Perkataan "Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" adalah satu-satunya yang dicatat oleh dua Injil (Matius dan Markus). Mengapa perkataan ini tidak dicatat oleh Lukas dan Yohanes?

· Apakah mungkin Yesus mengucapkan lebih dari tujuh perkataan, dan para penulis hanya memilih beberapa?

· Jika Yesus benar-benar mengucapkan ketujuh perkataan ini, mengapa tidak ada satu saksi mata pun yang mencatat semuanya?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Mazmur 22:1 – "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (sumber perkataan keempat)

· Mazmur 31:5 – "Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku" (sumber perkataan ketujuh)

· Mazmur 69:21 – "Mereka memberi aku minum anggur asam" (terkait dengan perkataan "Aku haus")

· Yesaya 53:12 – "Ia menyerahkan nyawa-Nya ke dalam maut" (konsep penyerahan diri)

· Keluaran 12:46; Bilangan 9:12; Mazmur 34:20 – "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan" (terkait dengan kematian Yesus dalam Yohanes)

---

POIN 33: Minuman Anggur Asam di Akhir Hayat – Diminum atau Tidak?

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi menjelang KEMATIAN YESUS (sekitar pukul 15.00) , setelah Yesus mengucapkan perkataan-perkataan terakhir-Nya. Dalam catatan Injil, terdapat perbedaan mengenai apakah Yesus benar-benar meminum anggur asam yang diberikan kepada-Nya.

```

KEMATIAN YESUS (15.00):

• [POIN 30: "Aku haus" (Yohanes)]

• [POIN 33: Pemberian anggur asam]

• [POIN 31: "Sudah selesai" (Yohanes)]

• [POIN 32: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku" (Lukas)]

• Yesus menyerahkan nyawa-Nya

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 27:48 (TB)

"Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum."

Teks Yunani (TR) Matius 27:48:

καὶ εὐθέως δραμὼν εἷς ἐξ αὐτῶν καὶ λαβὼν σπόγγον πλήσας τε ὄξους καὶ περιθεὶς καλάμῳ ἐπότιζεν αὐτόν.

Transliterasi:

kai eutheōs dramōn heis ex autōn kai labōn spongon plēsas te oxous kai peritheis kalamō epotizen auton.

Catatan: Kata ἐπότιζεν (epotizen) berarti "memberi minum". Tidak disebutkan apakah Yesus benar-benar meminumnya atau hanya diberikan.

---

Markus 15:36 (TB)

"Maka datanglah seorang dengan bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum serta berkata: 'Baiklah kita tunggu dan melihat apakah Elia datang untuk menurunkan Dia.'"

Teks Yunani (TR) Markus 15:36:

δραμὼν δέ τις καὶ γεμίσας σπόγγον ὄξους περιθεὶς καλάμῳ ἐπότιζεν αὐτόν λέγων· Ἄφετε ἴδωμεν εἰ ἔρχεται Ἠλίας καθελεῖν αὐτόν.

Transliterasi:

dramōn de tis kai gemisas spongon oxous peritheis kalamō epotizen auton legōn: Aphete idōmen ei erchetai Ēlias kathelein auton.

Catatan: Sama dengan Matius, Markus mencatat pemberian minum tanpa keterangan apakah diminum.

---

Lukas 23:36 (TB)

"Juga prajurit-prajurit mengolok-olokkan Dia; mereka mengunjukkan anggur asam kepada-Nya."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:36:

ἐνέπαιξαν δὲ αὐτῷ καὶ οἱ στρατιῶται προσερχόμενοι καὶ ὄξος προσφέροντες αὐτῷ.

Transliterasi:

enepaixan de autō kai hoi stratiōtai proserchomenoi kai oxos prospherontes autō.

Catatan: Kata προσφέροντες (prospherontes) berarti "mempersembahkan" atau "mengunjukkan". Tidak ada keterangan apakah Yesus meminumnya.

---

Yohanes 19:29-30 (TB)

"Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 'Sudah selesai.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya."

Teks Yunani (TR) Yohanes 19:29-30:

σκεῦος ἔκειτο ὄξους μεστόν· σπόγγον οὖν μεστὸν τοῦ ὄξους ὑσσώπῳ περιθέντες προσήνεγκαν αὐτοῦ τῷ στόματι. ὅτε οὖν ἔλαβεν τὸ ὄξος ὁ Ἰησοῦς εἶπεν· Τετέλεσται, καὶ κλίνας τὴν κεφαλὴν παρέδωκεν τὸ πνεῦμα.

Transliterasi:

skeuos ekeito oxous meston; spongon oun meston tou oxous hyssōpō perithentes prosēnegkan autou tō stomati. hote oun elaben to oxos ho Iēsous eipen: Tetelestai, kai klinas tēn kephalēn paredōken to pneuma.

Catatan: Kata ἔλαβεν (elaben) berarti "menerima" atau "mengambil", dan dalam konteks ini jelas berarti "meminum". Yohanes secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus meminum anggur asam itu sebelum mengucapkan kata "Sudah selesai".

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Matius, Markus, dan Lukas, dicatat bahwa Yesus diberi anggur asam, tetapi tidak ada pernyataan jelas apakah Ia meminumnya atau tidak. Kata kerja yang digunakan (epotizen, prospherontes) hanya menunjukkan tindakan pemberian, bukan tindakan menerima.

Namun dalam Yohanes, secara eksplisit dinyatakan bahwa Yesus meminum anggur asam itu: "Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 'Sudah selesai.'" Ini adalah perbedaan yang signifikan karena dalam Yohanes, minuman anggur asam menjadi momen terakhir sebelum Yesus menyerahkan nyawa-Nya.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Apakah mungkin Yesus hanya menerima anggur asam itu ke mulut-Nya tanpa menelannya, sehingga Matius, Markus, dan Lukas tidak menganggapnya sebagai "meminum"?

· Jika Yesus benar-benar meminumnya seperti yang dicatat Yohanes, mengapa tiga Injil lainnya tidak menyebutkan hal ini?

· Apakah perbedaan ini terkait dengan penekanan teologis masing-masing penulis? Yohanes mungkin ingin menunjukkan bahwa Yesus mengalami kehausan sebagai manusia dan menggenapi nubuat (Mazmur 69:22).

· Dalam Matius dan Markus, pemberian anggur asam ini terjadi sebelum seruan "Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?", sementara dalam Yohanes terjadi setelah "Aku haus" dan sebelum "Sudah selesai". Apakah ini dua peristiwa yang berbeda?

· Mana yang lebih mungkin: ada dua kali pemberian minum (satu di awal dan satu di akhir), atau para penulis mencatat peristiwa yang sama dengan cara berbeda?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Mazmur 69:22 – "Bahkan, mereka memberi aku makan racun, dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam." (Nubuat yang sering dikaitkan dengan peristiwa ini)

· Matius 27:34 – Pemberian anggur campur empedu sebelum penyaliban (Poin 21)

· Markus 15:23 – Pemberian anggur campur mur sebelum penyaliban (Poin 21)

· Yohanes 19:28 – "Aku haus" (Poin 30)

· Yohanes 19:30 – "Sudah selesai" (Poin 31)

---

POIN 34-35: Gempa Bumi dan Orang Kudus Bangkit – Peristiwa yang Hanya Dicatat Matius

Posisi dalam Timeline:

Peristiwa ini terjadi segera setelah KEMATIAN YESUS (sekitar pukul 15.00 - 15.30) , bersamaan dengan tabir Bait Suci terbelah. Matius mencatat serangkaian peristiwa ajaib yang tidak disebutkan dalam Injil lainnya.

```

KEMATIAN YESUS (15.00):

• Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Mat 27:50; Mrk 15:37; Luk 23:46; Yoh 19:30)

PERISTIWA SETELAH KEMATIAN (15.00 - 15.30):

• Tabir Bait Suci terbelah (Mat 27:51; Mrk 15:38; Luk 23:45)

• [POIN 34: Gempa bumi terjadi (khusus Matius)]

• [POIN 34: Bukit-bukit batu terbelah (khusus Matius)]

• [POIN 35: Kuburan terbuka dan orang kudus bangkit (khusus Matius)]

• [POIN 37: Perkataan kepala pasukan (Mat 27:54; Mrk 15:39; Luk 23:47)]

```

---

Ayat-Ayat Perbandingan:

Matius 27:51-53 (TB)

"Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang."

Teks Yunani (TR) Matius 27:51-53:

Καὶ ἰδοὺ τὸ καταπέτασμα τοῦ ναοῦ ἐσχίσθη εἰς δύο ἀπὸ ἄνωθεν ἕως κάτω, καὶ ἡ γῆ ἐσείσθη, καὶ αἱ πέτραι ἐσχίσθησαν, καὶ τὰ μνημεῖα ἀνεῴχθησαν καὶ πολλὰ σώματα τῶν κεκοιμημένων ἁγίων ἠγέρθησαν, καὶ ἐξελθόντες ἐκ τῶν μνημείων μετὰ τὴν ἔγερσιν αὐτοῦ εἰσῆλθον εἰς τὴν ἁγίαν πόλιν καὶ ἐνεφανίσθησαν πολλοῖς.

Transliterasi:

Kai idou to katapetasma tou naou eschisthē eis dyo apō anōthen heōs katō, kai hē gē eseisthē, kai hai petrai eschisthēsan, kai ta mnēmeia aneōchthēsan kai polla sōmata tōn kekoimēmenōn hagiōn ēgerthēsan, kai exelthontes ek tōn mnēmeiōn meta tēn egersin autou eisēlthon eis tēn hagian polin kai enephanisthēsan pollois.

---

Markus 15:38 (TB)

"Ketika itu tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah."

Teks Yunani (TR) Markus 15:38:

Καὶ τὸ καταπέτασμα τοῦ ναοῦ ἐσχίσθη εἰς δύο ἀπὸ ἄνωθεν ἕως κάτω.

Transliterasi:

Kai to katapetasma tou naou eschisthē eis dyo apō anōthen heōs katō.

Catatan: Markus hanya mencatat tabir terbelah. Tidak ada gempa bumi, bukit terbelah, atau orang kudus bangkit.

---

Lukas 23:45 (TB)

"Sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua."

Teks Yunani (TR) Lukas 23:45:

τοῦ ἡλίου ἐκλιπόντος, ἐσχίσθη δὲ τὸ καταπέτασμα τοῦ ναοῦ μέσον.

Transliterasi:

tou hēliou eklipontos, eschisthē de to katapetasma tou naou meson.

Catatan: Lukas juga hanya mencatat tabir terbelah (ditambah catatan tentang matahari tidak bersinar). Tidak ada gempa atau kebangkitan orang kudus.

---

Yohanes 19:31-37 (TB)

"Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib—sebab Sabat itu adalah hari yang besar—maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. ... Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: 'Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.' Dan ada pula nas yang mengatakan: 'Mereka akan memandang Dia yang telah mereka tikam.'"

Catatan: Yohanes tidak mencatat tabir terbelah, gempa bumi, atau orang kudus bangkit. Ia fokus pada penusukan lambung dan penggenapan nubuat.

---

Perbandingan Ayat:

Dalam Matius, setelah kematian Yesus terjadi serangkaian peristiwa dahsyat: tabir Bait Suci terbelah, gempa bumi, bukit-bukit batu terbelah, kuburan terbuka, dan banyak orang kudus bangkit dari antara orang mati. Mereka keluar dari kubur, masuk ke kota kudus (Yerusalem), dan menampakkan diri kepada banyak orang.

Dalam Markus dan Lukas, hanya tabir Bait Suci terbelah yang dicatat. Tidak ada gempa bumi, tidak ada bukit terbelah, tidak ada kebangkitan orang kudus. Lukas menambahkan catatan bahwa matahari tidak bersinar, tetapi tidak menyebut peristiwa-peristiwa dahsyat lainnya.

Dalam Yohanes, tidak ada satu pun dari peristiwa ini yang disebutkan. Ia sama sekali tidak menyinggung tabir terbelah, gempa, atau kebangkitan orang kudus.

---

Pertanyaan untuk Perenungan:

· Jika benar terjadi gempa bumi yang dahsyat dan orang-orang kudus bangkit dari kubur lalu berjalan-jalan di Yerusalem, mengapa hanya satu Injil yang mencatat peristiwa ini?

· Apakah mungkin Markus, Lukas, dan Yohanes tidak menganggap peristiwa ini penting untuk dicatat?

· Jika peristiwa ini benar terjadi, pasti akan menjadi perbincangan seluruh kota. Mengapa tidak ada catatan sejarah lain di luar Alkitab yang menyebutkan gempa bumi dan kebangkitan orang mati pada saat itu?

· Apakah Matius menambahkan peristiwa ini untuk tujuan teologis tertentu? Misalnya, untuk menunjukkan bahwa kematian Yesus membawa dampak kosmik dan menjadi awal kebangkitan orang benar?

· Perhatikan bahwa Matius mengatakan orang-orang kudus itu bangkit "sesudah kebangkitan Yesus" (ayat 53), bukan pada saat Yesus mati. Ini berarti mereka tinggal di kubur selama tiga hari? Atau ada maksud lain?

· Mana yang lebih mungkin: peristiwa ini benar-benar terjadi dan tiga penulis lain mengabaikannya, atau Matius menambahkan tradisi lisan yang tidak tercatat di Injil lain?

---

Ayat-Ayat Terkait untuk Studi Lebih Lanjut:

· Yehezkiel 37:1-14 – Penglihatan tentang tulang-tulang kering yang bangkit, melambangkan pemulihan Israel.

· Yesaya 26:19 – "Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup, mayat-mayat mereka akan bangkit."

· Daniel 12:2 – "Banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun."

· Keluaran 19:18 – Gunung Sinai bergoncang hebat ketika Tuhan turun ke atasnya.

· 1 Raja-raja 19:11-12 – Tuhan berfirman dalam angin sepoi-sepoi, bukan dalam gempa.

---

Penutup: Merenungkan 10 Poin Krusial

Setelah menelusuri dan membandingkan 42 poin perbedaan dalam kisah penyaliban, kita telah memilahnya menjadi 10 poin paling krusial—poin-poin yang tidak mudah dijelaskan hanya dengan "sudut pandang berbeda" atau "kesalahan penyalinan". Kini, tersisa pertanyaan-pertanyaan yang mungkin mengendap di hati.

Dari 10 poin ini, beberapa hal menjadi sangat jelas:

Empat Injil tidak selalu sepakat dalam hal-hal mendasar.

Waktu penyaliban berbeda (Markus mencatat jam 09.00, Yohanes mencatat vonis jam 12.00). Pemikul salib berbeda (Sinoptik mencatat Simon dari Kirene, Yohanes mencatat Yesus sendiri). Perkataan terakhir Yesus berbeda (Matius dan Markus mencatat seruan keputusasaan, Lukas mencatat penyerahan diri, Yohanes mencatat kata kemenangan). Bahkan peristiwa dahsyat seperti gempa bumi dan kebangkitan orang kudus hanya dicatat oleh satu Injil (Matius), sementara tiga lainnya diam seribu bahasa.

Lalu, muncul pertanyaan yang tak terhindarkan:

Mengapa bisa berbeda?

Apakah ini sekadar variasi wajar dari empat saksi mata yang melihat peristiwa yang sama dari sudut pandang berbeda? Ataukah ini menunjukkan sesuatu yang lebih dalam—bahwa teks-teks ini ditulis dengan tujuan teologis masing-masing, tidak sekadar merekam kejadian historis?

Jika ini benar-benar Firman Tuhan, mengapa ada kontradiksi?

Bukankah Tuhan Maha Tahu dan Maha Benar? Masa firman-Nya bisa berbeda-beda?

Apakah Tuhan tidak mampu menjaga firman-Nya?

Atau jangan-jangan, justru karena ini ditulis tangan manusia—dengan segala keterbatasan, kepentingan, dan sudut pandangnya masing-masing?

Pertanyaan-pertanyaan ini jarang kita dengar di gereja. Jarang dikhotbahkan. Jarang dibahas dalam diskusi-diskusi minggu. Mengapa? Apa yang ditakutkan?

Mungkin karena kalau dibuka semuanya, orang akan mulai bertanya: mana yang benar? Apakah selama ini saya hanya diberi satu versi? Apakah saya dibiarkan tidak tahu? Dan lebih dalam lagi: kalau bagian ini bisa berbeda, bagian mana lagi yang mungkin tidak sama?

---

Dan di sinilah perumpamaan tentang gandum dan lalang (Matius 13:24-30, 36-43) menjadi relevan.

Yesus pernah bercerita tentang seorang petani yang menabur benih gandum baik di ladangnya. Tetapi ketika malam tiba, musuhnya datang menaburkan benih lalang di antara gandum itu. Keduanya tumbuh bersama, dan para hamba ingin segera mencabut lalang-lalang itu. Tapi sang tuan berkata: "Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai." (Matius 13:29-30)

Mungkin Alkitab ini seperti ladang itu. Di dalamnya tumbuh gandum—kebenaran, firman, petunjuk hidup. Tapi di sampingnya juga tumbuh lalang—kontradiksi, perbedaan, hal-hal yang sulit kita jelaskan. Keduanya tumbuh bersama, terjalin akarnya, sulit dipisahkan.

Lalu para "hamba"—para teolog, pendeta, guru agama—ingin segera mencabut lalang itu. Mereka ingin menjelaskan semua perbedaan, merekonsiliasi semua kontradiksi, membuat semuanya tampak rapi dan sempurna. Tapi bukankah dengan mencabut paksa lalang itu, ada gandum yang ikut tercabut? Ada kejujuran yang hilang? Ada keraguan yang dipendam, bukan dijawab?

Mungkin Tuhan justru membiarkan lalang itu tumbuh bersama gandum. Bukan karena Ia tidak mampu membersihkan ladang-Nya. Tapi karena Ia lebih peduli pada pertumbuhan gandum. Ia tahu bahwa dengan berjuang di antara lalang, gandum justru menjadi lebih kuat.

---

Pertanyaan-pertanyaan untuk perenungan:

Setelah membaca 10 poin ini—setelah melihat sendiri perbedaan-perbedaan yang ada—apa yang Anda rasakan?

Apakah Anda merasa terganggu? Marah? Kecewa? Lega? Bingung? Atau justru semakin ingin tahu?

Apakah Anda melihat perbedaan ini sebagai bukti bahwa Alkitab tidak sempurna? Atau justru sebaliknya—bahwa ketidaksinkronan ini membuktikan para penulisnya tidak berkolusi, sehingga kesaksian mereka lebih autentik?

Apa artinya semua ini bagi iman Anda?

Tidak apa-apa jika Anda ragu. Keraguan bukan lawan iman. Yang menjadi lawan iman adalah kepastian yang palsu.

Tidak apa-apa jika Anda bertanya. Justru dengan pertanyaan, iman bisa menjadi lebih dewasa.

Tidak apa-apa jika Anda tidak mendapatkan jawaban. Karena kadang, lebih penting bertanya daripada terburu-buru menjawab.

---

Akhirnya, ini kembali kepada Anda

Kami hanya menyajikan data. 42 poin awal, lalu 10 poin krusial. Semua kutipan ayat diambil langsung dari Alkitab LAI Terjemahan Baru. Tidak ada yang ditambah, tidak ada yang dikurangi. Tidak ada interpretasi, tidak ada kesimpulan yang dipaksakan.

Sisanya, hati Anda yang bicara.

Pada waktu-Nya nanti, Sang Pemilik Ladang sendiri yang akan menuai. Dan kita semua akan tahu: siapa yang gandum, siapa yang lalang.

Atau mungkin—justru dengan melihat lalang itulah kita belajar menghargai gandum.

---

Selamat merenung.