Kulup Suci

Kulup Suci: Relikui yang diancam ekskomunikasi oleh Paus Leo XIII tahun 1900. Sejarah panjang dari Sancta Sanctorum hingga pencurian misterius 1983, misteri?

SEJARAH

admin

3/31/20263 min read

Sejarah Kulup Suci (Holy Foreskin / Sanctum Praeputium)

Berdasarkan CBC Radio (2021), Medievalists.net (2024), Historic Mysteries (2021), dan uCatholic (2019).

1. Asal-usul dalam Injil Apokrifa

Sumber: Historic Mysteries, uCatholic, Medievalists.net (mengutip Robert Palazzo)

· Arabic Infancy Gospel (abad ke-6) dan Syriac Infancy Gospel adalah teks apokrifa pertama yang menceritakan keberlangsungan kulup Yesus.

· Versi cerita: Seorang wanita Ibrani tua mengambil kulup setelah sunat di sebuah gua, lalu menyimpannya dalam alabaster box berisi minyak spikenard.

· Naskah ini menjadi “pembenaran” bagi kolektor relikui abad pertengahan bahwa kulup Yesus masih ada di bumi.

2. Jejak Awal: Dari Charlemagne ke Roma

Sumber: CBC, Historic Mysteries, uCatholic

· Ratu Irene dari Byzantium (Permaisuri Bizantium) konon memberikan relikui ini kepada Raja Charlemagne (Karl Agung) sebagai hadiah pernikahan (sekitar 800 M).

· Pada tahun 800 M, Charlemagne memberikannya kepada Paus Leo III saat penobatannya sebagai Kaisar Romawi Suci.

· Relikui disimpan di Sancta Sanctorum (Kapel Paus di Basilika Lateran, Roma) dalam sebuah salib emas berhiaskan permata.

· Santa Birgitta dari Swedia (abad ke-14) mengaku mendapat penglihatan dari Perawan Maria bahwa relikui di Vatikan itu asli.

3. Penyebaran Klaim: Puluhan Gereja di Eropa

Sumber: CBC, Medievalists.net, Historic Mysteries

Sumber Jumlah Gereja Pengklaim

CBC (wawancara David Farley) 12–18 gereja, terutama di Prancis

Medievalists.net (Robert Palazzo) 31 gereja di seluruh Eropa

· Gereja-gereja terkenal yang mengklaim: Paris, Antwerp (Belgia), Bologna (Italia), Compostela (Spanyol), Toulouse (Prancis), Charroux (Prancis), dan Calcata (Italia).

· “Kekuatan ajaib” relikui ini adalah kemampuannya untuk menggandakan diri (miraculous power of duplication)—sebuah sindiran atas banyaknya klaim yang saling bersaing.

· Para pemilik relikui biasanya menceritakan bahwa Maria Magdalena menerima kulup dari Maria (ibu Yesus), lalu setelah berabad-abad sampai ke tangan Charlemagne melalui malaikat atau perantara lain.

---

4. Persaingan Dua Klaim Besar: Charroux vs. Calcata

Sumber: Historic Mysteries, Medievalists.net, CBC, uCatholic

a. Relikui Charroux (Prancis)

· Biara Charroux mengklaim memiliki kulup suci yang diberikan oleh Charlemagne.

· Dalam sebuah konsili tahun 1082, relikui ini dilaporkan mengeluarkan tetesan darah — dianggap mukjizat.

· Paus Klemens VII (1523–1534) secara resmi menyatakan bahwa relikui Charroux adalah yang asli.

b. Relikui Calcata (Italia)

· Setelah penjarahan Roma tahun 1527 oleh pasukan Karl V, relikui Lateran dijarah oleh tentara Jerman.

· Seorang tentara yang mencurinya kemudian ditawan di desa Calcata (30 km utara Roma) dan menyembunyikan relikui di dalam sel penjara.

· Relikui “ditemukan kembali” pada tahun 1557. Paus saat itu menyatakan bahwa takdir telah membawanya ke Calcata, sehingga harus tetap di sana.

· Setiap tahun, tepat pada 1 Januari (Hari Raya Sunat Suci), pastor setempat memprosesi relikui keliling desa.

5. Kritik Teologis dari Dalam Gereja

Sumber: Medievalists.net (kutipan dari Robert Palazzo dan sumber primer)

Beberapa teolog dan reformator meragukan atau menolak keberadaan relikui ini:

· Anastasius Sinaita (abad ke-7): Tubuh Kristus yang bangkit harus utuh, sehingga mustahil kulup-Nya masih tertinggal di bumi.

· John Hus (1369–1415): “Mengajarkan bahwa kulup Kristus masih ada sama bodohnya dengan mengajarkan bahwa kepala Kristus masih ada, terpisah dari tubuh-Nya.”

· Paus Innocentius III (1198–1216): Ketika diminta memverifikasi keaslian relikui di Lateran, ia menjawab, “Lebih baik pertanyaan seperti ini diserahkan sepenuhnya kepada Tuhan.”

6. Kisah Aneh Para Mistikus

Sumber: Medievalists.net (mengutip sumber abad pertengahan)

· Santa Katarina dari Siena (1347–1380): Dalam penglihatan mistiknya, ia menerima “cincin perkawinan” dari Kristus yang terbuat dari kulup-Nya — bukan emas, melainkan cincin daging.

· Agnes Blannbekin (1244–1315): Mengaku merasakan sepotong kecil kulit seperti kulit telur di lidahnya, lalu menelannya, dan kejadian itu berulang sekitar seratus kali.

7. Pencurian Relikui Calcata (1983)

Sumber: CBC, Medievalists.net, Historic Mysteries, uCatholic

· Januari 1983, beberapa minggu sebelum prosesi tahunan, pastor paroki Don Dario Magnoni mengumumkan bahwa relikui tersebut telah dicuri.

· Relikui itu disimpannya dalam kotak sepatu di bawah tempat tidurnya — bukan di dalam gereja.

· Polisi tidak pernah menemukan pelaku. Berbagai teori beredar:

· Dicuri oleh oknum Vatikan untuk mengakhiri pemujaan yang memalukan.

· Dijual oleh pastor sendiri ke kolektor gelap.

· Dicuri oleh kelompok setanis atau neo-Nazi.

· Dikembalikan ke Vatikan secara diam-diam melalui perintah uskup setempat.

· Seorang penduduk Calcata, Capellone, mengaku mendapat “pengakuan” dari mantan uskup setempat bahwa relikui akan hilang setelah uskup itu meninggal (wafat 1975, lenyap 1983).

· Hingga kini, relikui tersebut tidak pernah ditemukan.

8. Sikap Vatikan: Larangan dan Ekskomunikasi

Sumber: CBC, Medievalists.net, uCatholic

· 1900: Paus Leo XIII mengeluarkan dekrit yang mengancam ekskomunikasi (dikucilkan) bagi siapa pun yang menulis, berbicara, atau mengomentari Kulup Suci.

· Alasan resmi: untuk menghindari “rasa ingin tahu yang tidak hormat” (irreverent curiosity).

· Kata prepuzio (kulup) dilarang disebut; relikui hanya boleh disebut reliquia (relikui) atau bahkan cosa (benda).

· 1954: Sanksi diperketat menjadi bentuk ekskomunikasi paling berat: infamous and to be avoided (terkutuk dan harus dijauhi).

· 1960-an: Setelah Konsili Vatikan II, Hari Raya Sunat Suci (1 Januari) dihapus dari kalender liturgis universal, sehingga prosesi tahunan kehilangan dasar liturgisnya.

9. Makna dan Perspektif Akademisi

Sumber: CBC (wawancara dengan James White, Miri Rubin)

· James White (University of Alberta): “Saya sebenarnya tidak peduli apakah kulup ini pernah ada. Yang penting, mengapa orang percaya padanya? Apa tujuannya bagi mereka?”

· Miri Rubin (Queen Mary University of London): Pemujaan ini masuk akal dalam konteks zamannya. Umat Kristen abad pertengahan berusaha memahami Tuhan yang menjadi manusia sepenuhnya, termasuk kerentanan tubuh Kristus sebagai bayi.

· Rubin membandingkan dengan pemujaan modern: ziarah ke Graceland (Elvis), koleksi barang selebriti, atau komik Superman pertama yang terjual jutaan dolar — semuanya tentang “hasrat, kerinduan, kelangkaan” (desire, longing, scarcity)

Keempat sumber sepakat pada poin-poin utama:

1. Kulup Suci adalah relikui abad pertengahan yang diyakini sebagai potongan kulup kristus.

2. Sejak abad ke-9 hingga ke-16, puluhan gereja di Eropa mengklaim memilikinya.

3. Dua klaim terkuat: Charroux (Prancis) dan Calcata (Italia).

4. Vatikan mulai menekan pemujaan ini sejak 1900 dengan ancaman ekskomunikasi.

5. Relikui Calcata, yang paling terkenal, dicuri tahun 1983 dan tidak pernah ditemukan.

6. Saat ini, Gereja Katolik tidak lagi mengakui atau membahas relikui ini secara resmi.

Perbedaan angka (18 vs 31) dapat dijelaskan dengan menulis: “Menurut berbagai sumber, antara selusin hingga lebih dari 30 gereja di Eropa mengklaim memiliki relikui ini.”