Mt Sinai Arabic Codex 151
SEJARAH
admin
3/11/20262 min read




Mt. Sinai Arabic Codex 151 bukan sekadar manuskrip kuno; ia adalah bukti sejarah yang luar biasa mengenai bagaimana iman Kristen berinteraksi dengan budaya dan bahasa Arab pada abad ke-9.
Sejarah Penemuan dan Penerjemahan
Manuskrip ini ditemukan di perpustakaan Biara Santa Katarina, di kaki Gunung Sinai, Mesir. Pada tahun 1950-an, naskah ini dimikrofilm, yang kemudian menarik perhatian Dr. Harvey Staal, seorang misionaris yang didorong oleh profesornya, Dr. Aziz Suriyal Atiya, untuk meneliti naskah ini.
Proses penerjemahannya adalah proyek seumur hidup bagi Dr. Staal. Tantangannya luar biasa:
• Kesulitan Teknis: Naskah asli abad ke-9 tidak menggunakan titik pada huruf-huruf Arab (yang berfungsi sebagai pembeda bunyi). Hal ini membuat Dr. Staal membutuhkan waktu dua jam hanya untuk menerjemahkan dua baris teks pada awalnya.
• Kerja Sama Ahli: Dr. Staal dibantu oleh Dr. Jibrail S. Jabbur dari Universitas Amerika di Beirut untuk memecahkan bagian-bagian naskah yang nyaris tidak terbaca.
• Publikasi: Hasil kerja keras ini akhirnya diterbitkan pada tahun 1985 dalam dua volume (Inggris dan Arab) di Belgia.
Mengapa Codex 151 Sangat Penting?
1. Usia dan Keaslian: Ditulis pada 867 M di Damaskus oleh Bishr Ibn Al-Sirri, naskah ini merupakan terjemahan Alkitab ke dalam bahasa Arab tertua yang diketahui, lengkap dengan komentar dari penerjemahnya.
2. Jembatan Budaya: Al-Sirri menggunakan bahasa yang dipahami baik oleh orang Kristen maupun Muslim pada masa itu. Hal ini menunjukkan bahwa sebelum terjadinya polarisasi pasca-Perang Salib, komunitas Kristen di Timur Tengah berbaur dan berkomunikasi secara luas dengan masyarakat sekitar.
3. Wawasan Teologis: Naskah ini menerjemahkan Alkitab dari bahasa Aram—bahasa yang digunakan di Timur Tengah selama lebih dari 1.000 tahun, termasuk pada masa Yesus hidup. Ini memberikan perspektif teologis yang sangat dekat dengan konteks budaya asli Alkitab.
Kesimpulan: Mengapa Naskah Ini Masih Relevan?
Codex 151 berfungsi sebagai pengingat akan akar sejarah yang mendalam bagi umat Kristen di Timur Tengah. Di tengah situasi politik dan sosial yang sulit di kawasan tersebut, penemuan ini memberikan legitimasi dan kepercayaan diri bagi komunitas Kristen Timur Tengah.
source : here
© 2026 golgotanews.org All rights reserved.
